Anemia Adalah Penyakit Kekurangan Sel Darah Merah

 

anemia adalah
Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

Tanaman Herbal – Anemia Adalah Penyakit Kekurangan Sel Darah Merah

Suatu keadaan di mana jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin seseorang berada di bawah ukuran normal. Dikatakan mengalami anemia jika tingkat hemoglobin seorang pria kurang dari 13.5 gram/100 ml dan kurang dari 12.0 gram/100 ml pada seorang wanita

Pada tubuh manusia, sel darah merah memiliki kandungan hemoglobin serta berperanan penting untuk media atau alat pengantar zat gizi, khususnya oksigen. Oksigen benar-benar diperlukan badan untuk proses fisiologis serta biokimia pada semua jaringan tubuh. Pada kondisi anemia, terjadilah kekurangan jumlah sel darah merah atau hemoglobinya, sehingga menimbulkan gangguan fisiologis pada tubuh karena pasokan oksigen untuk tubuh berkurang atau tidak cukup.

Gejala Anemia

Orang yang mengalami anemia umumnya mengalami beberapa gejala. Namun, ada pula banyak pasien dengan penyakit anemia tidak mempunyai tanda-tanda. Anemia dapat dideteksi dengan tes darah sederhana yang disebut jumlah sel darah merah lengkap/complete blood cell count (CBC).

Adapun beberapa gejala umum dari penyakit anemia ini adalah:

  • Mudah lelah.
  • Menurunya selera makan.
  • Sering mengalami pusing di kepala.
  • Sesak nafas.
  • Mudah kesemutan.
  • Terlihat pucat.
  • Detak jantung yang berdebar-debar atau jantung secara cepat memompa darah.

Penyebab

  • Pendarahan hebat.

Pendarahan yang disebut bisa disebabkan kecelakaan, pembedahan, persalinan, pecahnya pembuluh darah, serta mimisan. Perdarahan juga bisa dikarenakan efek penyakit tertentu, seperti wasir, ulkus peptikum, kanker atau polip di saluran pencernaan, tumor ginjal, dan perdarahan menstruasi yang sangat banyak.

  • Menurunya produksi sel darah merah.

Minimnya produksi sel darah merah ini dapat berasal dari kekurangan konsumsi mineral dan vitamin spesifik, seperti zat besi, kurangnya vitamin B12, kekurangan asam folat, kurangnya vitamin C serta sebab penyakit kronik.

  • Meningkatnya penghancuran sel darah merah.

Hal ini disebabkan oleh beberapa keadaan, seperti adanya pembesaran limpa, kerusakan mekanik pada sel darah merah, reaksi autoimun terhadap sel darah merah, hemoglobinuria nokturnal paroksimal, thalasemia, penyakit hemoglobin C ,dan penyakit hemoglobin E.