Nyeri Di Persendian Gejala Asam Urat

 

gejala asam urat
Foto oleh Buenosia Carol dari Pexels

Tanaman Herba – Nyeri Di Persendian Gejala Asam Urat

Asam urat penyakit asam urat, atau dalam dunia medis disebut penyakit pirai/penyakit gout (artritis gout), adalah penyakit sendi yang diakibatkan oleh tingginya asam urat di dalam darah. Kadar asam urat yang tinggi di dalam darah menyebabkan terjadinya penumpukan asam urat di dalam persendian dan organ tubuh lainya. Penumpukan asam urat di dalam persendian inilah yang membuat sendi sakit, nyeri dan terjadi peradangan. Asam urat sendiri adalah suatu zat yang merupakan hasil akhir dari katabolisme (pemecahan) dari purin. Secara sederhana, asam urat merupakan hasil buangan dari zat purin ini.

Pada dasarnya, asam urat sendiri memiliki fungsi dalam tubuh, yaitu sebagai antioksidan dan bermanfaat dalam regenerasi sel. Setiap peremajaan sel kita membutuhkan asam urat. Jika tubuh kekurangan asam urat sebagai anti oksidan, maka akan banyak oksidan atau radikal bebas yang nisa membunuh sel-sel kita. Namun, jika kadarnya melebihi batas yang di butuhkan tubuh, asam urat tersebut kemudian menumpuk senagai sampah.

Kadar normal asam urat pada wanita adalah 2.4 – 6.0 mg/sl dan pria 3.0 – 7.0 mg/dl. Jika melebihi nilai ini, seseorang di kategorikan mengalami hiperurisemia. Hiperurisemia adalah terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam darah melebihi batas normal.

Gejala Asam Urat

  • Terasa ngilu, linu, nyeri, dan kesemutan di sendi. Serangan pertama biasanya ada di sendi pangkal ibu jari kaki (80% kasus).
  • Sendi membengkak dan kulit di atasnya tampak merah atau keunguan, kencang dan licin, terasa hangat serta terasa sakit sekali jika kulit di atas sendi di sentuh.
  • Sendi terasa sakit saat cuaca dngin.
  • Demam, mengigil, dan perasaan tidak enak badan serta denyut jantung yang cepat. Gejala ini cenderung menjadi parah pada orang yang usianya kurang dari 30 tahun.
  • Serangan pertama terjadi pada waktu-waktu tertentu, yaitu pada malam hari pagi hari saat bangun tidur.
  • Serangan pertama hanya pada satu sendi saja dan berlangsung selama beberpa hari bisa sembuh sendiri tanpa diobati. Tapi pada kasus lain, serangan bisa juga terjadi di telapak kaki, pergelangan kaki, lutut, siku, dan pergelangan tangan.
  • Gejala berangsur-angsur hilang, sendi kembali berfungsi dan tidak timbul gejala sampai terjadi serangan berikutnya.
  • Rasa nyeri datang kembali jika makan-makanan dengan kandungan purin tinggi.
  • Jika bagian yang sakit diurut atau dipijat, biasanya akan memperparah rasa sakit. Oleh sebab itu, jika ada rasa sakit di persendian jangan langsung dipijat. Pastikan dulu anda tidak sedang terserang asam urat.

Penyebab Asam Urat

Penyakit asam urat (gout/pirai) muncul sebagai akibat dari menetapnya kandisi hiperurisemia. Potensi terjadinya penyakit asam urat semakin meningkat pada keadaan kadar asam urat mencapai 9 – 10 mg/dl. Namun, yang perlu diketahui, kondisi hiperurisemia tidak selalu mengakibatkan munculnya penyakit asam urat ini.
Secara garis besar, penyebab terjadinya penyakit asam urat (gout) disebabkan oleh faktor primer dan faktor sekunder. Faktor primer 99% belum di ketahui (idiopatik). Diduga berkaitan dengan kombinasi faktor genetik dan faktor hormonal yang menyebabkan ganguan metabolisme yang dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat atau bisa juga diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh.

Sedangkan faktor sekunder meliputi :

  • Produksi asam urat dalam tubuh meningkat.
  • Terganggunya proses pembuangan asam urat dari dalam tubuh.
  • Kombinasi antara produksi asam urat meningkat dan terganggunya proses pembuangan asam urat.