Ramuan Herbal Untuk Batuk Berdahak

ramuan herbal batuk

tanamanherba.comRamuan Herbal Untuk Batuk

Pada dasarnya, ada dua jenis batuk yakni bisa berupa batuk kering atau batuk berdahak, serta penyembuhan batuk tanpa ada penyebab yang serius umumnya tidak dibutuhkan. Mengenai apabila penyembuhan di rumah yang dapat Anda pakai umumnya ialah yang mengandung madu atau lemon untuk menolong meringankan batuk dalam jangka pendek.

Batuk berdahak diikuti oleh adanya mucus atau lendir di saluran napas. Oleh karena itu, tidak sama dengan batuk kering, tindakan untuk jenis batuk berdahak ini mempunyai tujuan untuk keluarkan mucus (lendir) atau dahak yang mengganggu dari jalan napas. Batuk berdahak dipisah lagi jadi batuk produktif serta non-produktif. Seorang dengan batuk produktif akan melihat adanya mucus yang keluar dari jalan nafas saat batuk. Dalam masalah batuk non-produktif, mucus masih berada di saluran napas walau terjadi batuk. Bila ada mucus atau dahak yang keluar berwarna hijau, kuning atau memiliki kandungan darah (batuk berdarah), karena itu penting untuk mengkonsultasikannya serta mengecek kondisi Anda dengan dokter.

Pada keadaan normal, atau disebutkan sebagai batuk efektif, berperanan sebagai pelindung yang penting dalam saluran udara serta paru-paru, tetapi dalam beberapa situasi seperti batuk produktif serta non-produktif, bisa mengganggu serta mempunyai potensi membahayakan mukosa saluran napas.

Berikut Ramuan Herbal Batuk

Bahan

  • Cengkih 15 biji.
  • Pala 1 biji.
  • Jeruk nipis 6 buah.
  • Daun sirih 15.
  • Air bersih 3 gelas.

Cara Meramu

  1. Cengkih di tumbuk, jeruk nipis dibelah menjadi 2 bagian.
  2. Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas.
  3. Setelah dingin ramuan disaring.

Aturan Minum

Minum air rebusan 3 kali sehari dengan dosis sebagai berikut :

  • Anak-anak 1-2 sendok makan.
  • Dewasa 2 sendok makan.

Baca Juga :

ramuan herbal batuk

Bahan

  • Jeruk nipis 1 buah.
  • Air panas 1 gelas.
  • Kapur sirih secukupnya.

Cara Meramu

  1. Peras jeruk nipis yang tua dan banyak airnya.
  2. Seduh air perasan dengan air panas dan tambahkan sedikit kapur sirih.

Aturan Minum

Minum ramuan 2 kali sehari, masing-masing 2 sendok makan.

Sumber : Kitab Resep Herbal